Renungan Hidup
Dalam alqur’an pada surat yasiiin ayat 68, alloh swt berfirman “Dan barangsiapa yang kami panjangkan umurnya maka akan kami kurangi penciptaanya, apakah mereka tidak berfikir“, tanpa terasa usia semakin bertambah kemampuan kita pun semakin berkurang, dahulu yang gagah dengan umur bertambah kita pun mulai kelihatan lisut, satu persatu kemampuan kita berkurang, mata yang awas mulai rabun, pendengaranpun mulai berkurang, wajah yang cantik lambat laun pun mulai memudar, otak yang cemerlang sedikit demi sedikit mulai mudah untuk lupa, yang kesemuanya itu sebenarnya menjadi tanda-tanda, apa sebenarnya maksud kehadiran kita didunia ini, begitu banyak tuhan memberi petunjuk pada kita agar kita jangan tersalah dalam melalui hidup ini, imam ghozali mengatakan hal yang paling singkat adalah hidup didunia, sedangkan masa yang paling panjang adalah apa yang telah terlalu dari kita, begitu singkat hidup ini, lebaran yang lalu terasa baru kemarin skarang sudah menjelang lebaran lagi, rasanya kenangan anak-anak belum lama berlalu tapi tanpa terasa kita telah dewasa, kesemuanya itu menjadi pelajaran bagi kita, apakah kita mengambil pelajaran dari hal tersebut atau bahkan kita adalah yang terlindas dari pelajaran tersebut, alloh swt berfirman “tidak kuciptakan jin dan manusia kecuali hanya untuk beribadah padaku” (QS. Azzariyat 56), inilah maksud alloh swt ciptakan kita, yaitu hanya untuk beribadah padanya, sudahkan kita memenuhi hal itu atau bahkan kita adalah orang yang selalu melanggar hal tersebut, jika kita memenuhi perintah alloh swt itu hanya semata-mata untuk kebaikan kita, apa jadinya hidup kita jika kita selalu melanggar perintahnya, kita pasti tahu dan mengerti bahwa tak satupun kita bisa buat dari segala materi yang ada dialam ini, semua adalah ciptaannya, apa jadinya jika tuhan berhenti memberikan hal itu pada kita, tuhan begitu baik disaat kita selalu melanggar perintahnya, dia masih beri kita makan, minum, bernafas dsb, tapi kita harus sadar bahwa hidup didunia ini tak ada satupun yang free, semua amanah yang alloh telah beri pada kita, kelak itu akan ditanya, walaupun itu hanya satu buah sendok, maka alangkah berani kita mengambil yang bukan hak kita, sementara harta kita yang sesungguhnya yang kita peroleh dengan jalan yang benar, itu semua tak luput dari pertanyaan alloh swt, wahai saudaraku kiranya tanda-tanda yang alloh swt beri pada kita, bisa menjadi pelajaran bagi kita, hasbiyallohu wa ni’mal wakiil ni’mal maulaa wa ni’mannasir.